Rakor Sanimas IDB RPMC 1

Rapat Koordinasi Sanimas IDB RPMC 1 Prov. Aceh dan Sumut berlangsung di Hotel Arabia, Jln. Kharil Anwar No.55 Banda Aceh pada tanggal 15-16 Agustus 2018. Rakor diikuti oleh stake holders dan konsultan yaitu dari CPMU Pusat, NPMC, Tenaga Ahli RPMC 1, PPIU dan Satker PSPLP Prov Aceh dan Sumut, seluruh TAMK dan calon STFL dari 14 kab/kota se RPMC 1.

Rakor dibuka secara resmi oleh Kepala CPMU Bpk. Ir. Komang Raka M, MAP didampingi oleh KaSatker PSPLP Prov. Aceh Bpk. Yosrizal dan Team Leader RPMC 1 Bpk. Idee Sasongko. Dalam sambutannya pak Komang menyampaikan bahwa Rakor semacam ini akan rutin dilakukan selama 4x dalam tahun 2018. Rakor saat ini merupakan rakor ke 2 sehingga masih akan ada 2 kali rakor lagi yang akan dilakukan setiap akan melakukan pencairan dana per termyn. Pengarahan pak Komang kepada peserta Rakor antara lain :

  1. Target lokasi Sanimas IDB adalah 1800 titik, sampai tahun 2017 sudah terlaksana 922 lokasi dan tahun 2018 direncanakan 937 lokasi sehingga total sampai dengan tahun 2018 sebanyak 1859 lokasi melebihi target.
  2. Target Sanimas IDB yangs seharusnya sampai tahun 2020 akan diselesaikan di tahun 2019. Walau dengan percepatan ini maka dana loan akan tersisa $ 20 juta namun harapannya dengan mempercepat penyelesaian target lokasi di tahun 2019 ini akan mendapatkan pinjaman baru lagi untuk Sanimas IDB Phase II sebanyak $ 250 juta.
  3. Masih terdapat lokasi yang belum menyelesaikan fisik 100% dan jumlah SR belum mencapai 50, terutama di Provinsi Aceh. PR besar terutama di Kab Pidie dan Aceh Tenggara.
  4. Target penyelesaian dokumen RKM untuk DIPA Revisi dan DIPA Tahap I adalah akhir Agustus 2018 dengan harapan pencairan termyn I bisa dilakukan pada awal September. Sedangkan untuk DIPA Tahap II RKM diharapkan selesai pada akhir September.Penekanan kembali pada proses selotif untuk pemilihan lokasi karena selotif merupakan kunci utama keberhasilan pada pelaksanaannya nanti terutama dari aspek partsipasi masyarakat.
  5. Memastikan jalur kritis pipa (biasanya jalur terpanjang) diukur elevasinya dengan alat bukan sekedar selang agar yakin mengalir secara hidrolis.
  6. Tidak ingin mendengar lagi masih ada lokasi yang pelaksanaannya tidak paralel, masih mengerjakan satu per satu sehingga memakan waktu lama.
  7. Memperkerjakan mandor dan kepala tukang ahli di setiap lokasi (bisa yang sudah bersertifikasi) untuk memastikan kualitas pekerjaan. Di RAB sudah diperhitungkan insentif yang berbeda untuk mandor dan kepala tukang yang ahli.
  8. Penambahan posisi baru yaitu STFL bertujuan untuk memperkuat TAMK agar TAMK bisa lebih fokus dalam pendampingan teknis sementara STFL fokus di non teknis.

Lanjutkan membaca

Ditulis pada Sanimas IDB | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Pembinaan Teknis Petugas E-Monitoring

Mengikuti perkembangan teknologi yang sarat akan kepraktisan dan efisiensi, Kementerian PUPR khususnya Dirjen Cipta Karya beralih melakukan pendataan program pembangunan yang semula manual menjadi berbasis e-monitoring. Sistem tersebut dibuat agar progres pembangunan di seluruh provinsi di Indonesia dapat diketahui secara cepat, serta mendorong adanya transparansi program Kementerian PUPR. Sistem e-monitoring  akan memudahkan pemantauan hasil pembangunan yang ada di lapangan yang dikelola oleh para Satker di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Dalam rangka mengoptimalkan kinerja petugas e-monitoring khususnya di lingkungan proyek Ditjen Cipta Karya, maka Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang melalui Bidang Perencanan dan Pengendalian (Randal) menyelenggarakan Pembinaan Teknis Petugas E-Monitoring kab/kota se provinsi Sumatera Utara. Enam lokasi Sanimas IDB termasuk yang diundang, yaitu Kab Karo, Deli Serdang, Kota Medan, Binjai, Tebing Tinggi dan Pematangsiantar. Peserta bimtek adalah Kepala Satker dan Petugas E-Monitoring. Bimtek dilaksanakan pada tanggal 18 – 20 Juli 2018 bertempat di Hotel Grand Antares Medan. Hadir dari Sanimas IDB para Kasatker, Petugas E-mon, TA Finance RPMC 1, dan para TAMK.

Selama 3 hari peserta mendapatkan materi antara lain: Pengenalan dan penginstalan aplikasi e-monitoring, Pemahaman Informasi dan Penginputan Data (RKAKL, Paket Pekerjaan, Rencana Keuangan, Fisik dan Tenaga Kerja, Pelaporan Padat Karya, dll). Secara khusus dalam Bimtek ini diajarkan cara pengisian Laporan Padat Karya yang menjadi perhatian Kementerian PUPR.

Ditulis pada Sanimas IDB | Tag , , , , , , | Tinggalkan komentar

Appreciattive Inquiry

Semua Impian Kita Bisa Jadi Kenyataan Kalau Kita Berani Mengejarnya.Louis Pasteur (1822- 1895), Ilmuwan

Pengertian Appreciattive Inquiry

Appreciative Inquiry (AI) adalah sebuah pendekatan baru yang dikembangkan oleh David Cooperrider untuk membantu individu atau komunitas meraih dan mewujudkan mimpi-mimpi mereka. Karena itu, jika kita bermimpi untuk mewujudkan sebuah DAS yang bebas banjir, maka Appreciative Inquiry dapat menjadi salah satu instrumen utama untuk itu.

Pendekatan ini berpijak pada asumsi bahwa selalu terdapat berbagai bakat, keahlian, cerita sukses, dan sumber daya di dalam masyarakat yang dapat ditemukan dan dikembangkan oleh masyarakat itu sendiri. Pendekatan ini memandang manusia dan komunitas sebagai sebuah kapasitas kekuatan yang dapat mewujudkan banyak hal.  Bahkan dapat mewujudkan hal-hal yang selama ini dianggap sebagai sesuatu yang mustahil, atau hal-hal yang selama ini dianggap hanya sebuah mimpi. Jadi, menurut pendekatan ini, komunitas sesungguhnya memiliki kapasitas untuk menciptakan kondisi bebas banjir (yang menyengsarakan).

Pendekatan kita selama dalam menangani sesuatu yang kita anggap sebagai sebuah masalah adalah melalui pendekatan hadap-masalah (problem posing approach) atau pendekatan pemecahan masalah (problem solving approach). Pendekatan ini dimulai dengan mengidentifikasi masalah, mencari akar masalahnya, dan berupaya menemukan solusi-solusi untuk menangani akar masalahnya.

Jadi, jika ita ingin menangani persoalan banjir, misalnya, kita akan memulai dengan mengidentifikasi semua faktor yang menyebabkan terjadinya banjir, mulai dari faktor-faktor yang berkaitan dengan aspek manusia seperti tingkat kesadaran masyarakat yang rendah atau penegakan hukum yang lemah, dan sebagainya sampai ke faktor-faktor yang bersifat biofisik baik yang dapat dikendalikan maupun yang tidak dapat dikendalikan (seperti faktor iklim).  Semakin komprehensif kita mengidentifikasikan dan mendeskripsikannya, menurut pendekatan ini, itu akan semakin bagus. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Umum | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Manfaat Perencanaan dan Program Kerja

(Artikel ini disampaikan oleh Idee Sasongko, Team Leader PNPM Mandiri Perdesaan Prov. DIY pada Pelatihan BKAD Kab. Bantul, 2012. Disarikan dari berbagai sumber)

Perencanaan merupakan tindakan menetapkan terlebih dahulu apa yang akan dikerjakan, bagaimana mengerjakannya, apa yang harus dikerjakan dan siapa yang akan mengerjakannya.
Perencanaan menentukan apa yang harus dicapai (menentukan waktu secara kualitatif), dan bila hal itu harus dicapai, dimana hal itu harus dicapai, bagaimana hal itu harus dicapai, siapa yang bertanggungjawab, mengapa hal itu harus dicapai.

Pada dasarnya membuat perencanaan itu menyangkut 5W+1H (What, Who, Why, When, Where dan How) yang secara singkatnya dapat dijelaskan sebagai berikut;

  1. What : Apa yang harus dikerjakan
  2. Why : Mengapa pekerjaan itu harus dilakukan
  3. Who : Siapa yang akan mengerjakan
  4. When : Kapan pekerjaan tersebut dikerjakan
  5. Where : Dimana pekerjaan itu dilakukan
  6. How : Bagaimana cara mengerjakannya

 

Untuk itulah dalam membuat sebuah perencanaan yang baik, seorang pemimpin harus benar-benar tanggap terhadap kondisi lingkungan sekitarnya dan bisa memprediksi kemungkinan-kemungkinan yang mungkin muncul di masa yang akan datang. Perencanaan adalah proses penentuan tujuan atau sasaran yang hendak dicapai dan menetapkan jalan serta sumber yang diperlukan untuk seefisien dan seefektif mungkin.

Memang tidak bisa dipungkiri bahwa dalam membuat perencanaan membutuhkan data dan informasi agar keputusan yang diambil tidak lepas kaitannya dengan masalah yang dihadapi pada masa yang akan dating. Para ahli manajemen berpendapat, perencanaan adalah suatu keaktifan pimpinan untuk meramalkan keadaan yang akan datang dalam mencapai harapan, kondisi dan hasil yang akan datang. Merujuk pada pendapat tersebut, berdasarkan kurun waktunya sering kita kenal dengan perencanaan tahunan atau jangka pendek (kurang dari 5 tahun), rencana jangka menengah/sedang (5-10 tahun) dan rencana jangka panjang (diatas 10 tahun). Lanjutkan membaca

Ditulis pada Umum | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Pengumuman Kelulusan PK TFL Sanimas IDB Region 1

Kabar yang sudah cukup lama ditunggu-tunggu oleh para calon Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) Sanimas IDB Region 1 Provinsi Aceh dan Sumatera Utara setelah mereka mengikuti Peningkatan Kapasitas TFL pada tanggal 1-7 Juli 2018 lalu di Hotel Polonia, Medan yaitu pengumunan kelulusan TFL, akhirnya terbit juga. Berdasarkan surat Kepala Central Project Management Unit (CPMU) Sanimas IDB Ir. Komang Raka Maharthana, MAP nomor: UM.02.06-CPMU IDB/VII/83/2018 tanggal 12 Juli 2018 perihal Pengumuman Hasil Seleksi Akhir Peningkatan Kapasitas TFL Sanimas IDB Regional I – Provinsi Aceh dan Sumatera Utara maka ada 179 calon TFL yang dinyatakan lulus di regional 1, terdiri dari 78 TFL di Provinsi Aceh dan 101 di Provinsi Sumatera Utara. Sedangkan yang dinyatakan sebagai cadangan sebanyak 17 orang terdiri dari 10 orang di Provinsi ACeh dan 7 orang di Provinsi Sumatera Utara.

Berikut rekapitulasi daftar kelulusan :

Silahkan download Pengumuman Hasil Seleksi Akhir PK TFL Sanimas IDB Regional I disini.

Selanjutnya kontrak kerja TFL akan diproses oleh satuan Kerja PSPLP di masing-masing Provinsi. Untuk informasi lebih lengkap silahkan menghubungi Tenaga AHli Training RPMC 1 Sdri. Sri Sumaryani di 08127852795.  

Ditulis pada Sanimas IDB | Tag , | Komentar Dinonaktifkan pada Pengumuman Kelulusan PK TFL Sanimas IDB Region 1

Pembekalan KKN Tematik Infrastruktur di USU

Hari sabtu tanggal 14 Juli 2018 bertempat di Gelanggang Mahasiswa Universitas Sumatera Utara di Medan berlangsung pembekalan kepada mahasiswa/wi yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Infrastruktur Kementerian PUPR. Pembekalan KKN Tematik ini diikuti oleh lebih dari 120 mahasiswa/wi dari berbagai fakultas dengan berbagai disiplin ilmu yang nantinya akan terjun ke masyarakat selama 35 hari. Materi pembekalan berupa penjelasan program kegiatan dari Kementerian PUPR, yaitu dari Biro Komunikasi Publik PUPR, Dirjen Bina Konstruksi, Ditjen Bina Marga, Ditjen Pembiayaan Perumahan, Ditjen Sumber Daya Air, Ditjen Cipta Karya, dan Sekretariat PUG PUPR. Khusus dari Ditjen Cipta Karya diwakili dari Direktorat Pengembangan Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP) yang menjelaskan tentang program Sanimas dan TPS3R yang disampaikan oleh Ir. Idee Sasongko sebagai Team Leader RPMC 1 Sanimas IDB. 

Dalam paparannya, Idee Sasongko menjelaskan tentang Gerakan Nasional 100-0-100, sebagai indikator utama RPJMN 2015-2019 yaitu 100% yaitu 100 persen akses air minum, 0 persen kawasan permukiman kumuh dan 100 persen akses sanitasi layak. Idee lebih khusus memaparkan prinsip, jenis kegiatan dan lokasi program Sanimas dan TPS3R di Provinsi Sumatera Utara. Disampaikan juga peluang-peluang keterlibatan mahasiswa KKN Tematik dalam program Sanimas IDB dan TPS3R, yaitu : Lanjutkan membaca

Ditulis pada Umum | Tinggalkan komentar

Rumah Fasilitasi

Seorang fasilitator bagaikan arsitek sekaligus penjaga rumah besar berlantai tiga beserta fondasinya. Untuk mencapai lantai teratas Anda harus menaiki tangga, satu per satu. Sebagai seorang fasilitator, Anda memandu konstruksi dan perawatan rumah ini untuk membantu kelompok yang Anda fasilitasi membangun rumahnya, lantai demi lantai. 

Fasilitator tidak bertanggung jawab terhadap bentuk akhir rumah itu, karena hal ini merupakan tugas dari kelompok yang ia fasilitasi. Namun demikian, ia harus memperhatikan semua lantai dan semua tangga agar tidak ada yang terlewat. Setiap lantai membutuhkan sikap-sikap dan teknik-teknik tertentu dari fasilitator guna mendorong kelompok dan anggotanya bekerja secara efektif membangun rumah tersebut.

Tulisan ini disadur dari: The Art of Building Facilitation Capacities: A Training Manual (Braakman, L. & K. Edwards, 2002).

Ditulis pada Umum | Tag , , , | Tinggalkan komentar

Perbedaan CO dan CD

Di Indonesia, dikenal 2 model pendampingan yakni  CD (Community Development-“pengembangan komunitas”) dan CO (Community Organizing –“pengorganisasian komunitas”). Kesalahfahaman selama ini oleh karena di dalam Bahasa Indonesia kedua kata itu sama-sama diinterpretasikan sebagai “pendampingan”. Padahal, kedua kata itu secara mendasar mempunyai konteks makna yang berlainan.

Community Development (CD)

Pengembangan komunitas adalah pengembangan yang lebih mengutamakan sifat fisikal masyarakat. CD mengutamakan pembangunan dan perbaikan atau pembuatan sarana-sarana social ekonomi  masyarakat. Contohnya, pelatihan mengenai gizi, penyuluhan KB, pembangunan WC, jalan raya, bantuan hibah, bantuan peralatan sekolah, dan sebagainya.

Dengan demikian, peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan penggalian potensi-potensi sosial ekonomi yang ada lebih diutamakan untuk mensukseskan target yang sudah ditetapkan oleh satu pihak pemerintah atau LSM. Partisipasi dan usulan dari bawah pada umumnya kurang didengar. Pihak yang didekati untuk memulai kegiatan CD itu antara lain elit masyarakat, aparat pemerintah, dan pihak birokrasi lainnya. CD biasanya bersifat jangka pendek, fisikal, dan tidak berkelanjutan. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Umum | Tag , , , , | Tinggalkan komentar

Pedoman Teknis Sanimas IDB 2018

Telah terbit Buku Pedoman Teknis Sanimas IDB Tahun 2018 menggantikan Petunjuk Teknis Sanimas IDB lama yang dirilis tahun 2017 kemarin. Pedoman Teknis Sanimas IDB 2018 terdiri dari :

  • Pedoman Teknis Pelaksanaan 
  • Lampiran Pedoman Teknis Pelaksanaan
  • Buku 1 – Pengadaan Barang dan Jasa
  • Buku 2 – Pengelolaan Keuangan Dana Bantuan
  • Buku 3 – Pembangunan Infrastruktur
  • Buku 4 – Operasi dan Pemeliharaan
  • Buku 5 – Implementasi Kesetaraan Gender
  • Buku 6 – Petunjuk Teknis Kegiatan Audit Gender

Silakan download buku-buku tersebut diatas pada halaman “Download” di website ini atau klik Pedoman Teknis Sanimas IDB 2018.

Ditulis pada Sanimas IDB | Tag , , , | 4 Komentar

Panduan Promosi Sanitasi Perkotaan

Pemerintah Indonesia mengambil langkah besar bagi percepatan peningkatan akses sanitasi dengan meluncurkan target Akses Universal Air dan Sanitasi pada tahun 2019. Upaya pencapaian target tersebut membutuhkan dukungan dari berbagai pihak seperti pemerintah, organisasi internasional, akademisi, sektor swasta, LSM dan masyarakat.

Pada saat ini berbagai buku panduan promosi sanitasi,  khususnya tentang pemicuan perubahan perilaku, sudah banyak dipublikasikan, namun pada umumnya fokus untuk daerah pedesaan. Panduan tersebut sangat bermanfaat, namun perlu dilakukan penyesuaian apabila akan diaplikasikan di daerah perkotaan

“Panduan Promosi Sanitasi Perkotaan, Meningkatkan Gaya Hidup dan Kesehatan”  ini merupakan  sajian referensi bagi tokoh masyarakat, sanitarian dan petugas kesehatan lainnya, kader PKK, akademisi maupun  anggota masyarakat yang tergerak untuk mendorong terjadinya perubahan perilaku dan perbaikan kondisi sanitasi perkotaan  di Indonesia. Panduan Promosi Sanitasi Perkotaan ini berisi tentang berbagai informasi, bukan hanya yang terkait secara khusus dengan promosi namun juga berbagai hal penting yang harus diketahui agar kegiatan dapat berjalan dengan efektif. Pada panduan ini dibahas tentang lingkungan yang mendukung bagi sanitasi, pendanaan sanitasi, perspektif gender dalam sanitasi, hal-hal teknis terkait peningkatan sarana sanitasi dan hal lain yang terkait dengan sanitasi. Perlu diketahui bahwa panduan ini tidak menyampaikan proses yang secara kaku wajib diikuti, namun lebih pada informasi tentang bagaimana pelaksanaan  promosi sanitasi di lapangan sehingga dapat diadaptasi untuk kondisi yang spesifik. Silakan download “Panduan Promosi Sanitasi Perkotaan, Meningkatkan Gaya Hidup dan Kesehatan” pada halaman “Download” di website ini atau klik Panduan Promosi Sanitasi. Lanjutkan membaca

Ditulis pada Sanitasi | Tinggalkan komentar